BAHAN AJAR
SENI BUDAYA KELAS VII DAN VIII
(Disusun untuk
lingkungan sendiri)
Disusun
oleh :
Drs. Cecep Amelia
NIP : 196704141999031003
E-mail :
spenzacep@yahoo.co.id
Website:spenzacep.blogspot.com
NAMA
SISWA :
KELAS :
SMPN 1
KUNINGAN
JL. SILIWANGI NO 74 KUNINGAN
TLP. 0232 871064
SENI
ADALAH : Ungkapan perasaan seseorang yang dituangkan kedalam kreasi
dalam bentuk gerak, rupa, nada, syair, yang mengandung unsur-unsur
keindahan, dan dapat mempengaruhi perasaan orang lain.
KESENIAN
DIBAGI 4 JENIS :
1. Seni Musik adalah curahan perasaan seseorang yang
dituangkan dalam bentuk nada dan syair yang indah.
2. Seni Rupa
adalah curahan perasaan seseorang yang dituangkan dalam bentuk rupa /
gambar-gambar.
3. Seni Drama adalah curahan perasaaan seseorang yang
dituangkan dalam bentuk gerak bercerita yang diramu dengan musik yang
sesuai.
4. Seni Tari adalah curahan perasaan seseorang yang
dituangkan dalam bentuk gerak anggota badan yang teratur dan berirama.
SENI
BUDAYA adalah Kreasi seni, baik dalam bentuk Musik, Rupa,Drama, maupun
Tarian yang lahir dan berkembang serta dipelihara secara turun temurun
oleh masyarakat di suatu daerah, dan menjadi ciri khas daerah tersebut.
A.
SENI MUSIK
Dalam Seni Musik terdapat 2 (dua) unsur yaitu : Vocal dan
Instrument.
Vocal adalah alunan nada-nada yang keluar dari suara
manusia.
Instrument adalah nada-nada yang keluar dari alat musik yang
digunakan.
TEKNIK VOCAL adalah : Cara memproduksi suara yang
baik dan benar, sehingga suara yang keluar terdengar jelas, indah,
merdu, dan nyaring.
UNSUR-UNSUR TEKNIK VOCAL :
1. Artikulasi,
adalah cara pengucapan kata demi kata yang baik dan jelas.
2.
Pernafasan adalah usaha untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya,
kemudian disimpan, dan dikeluarkan sedikit demi sedikit sesuai dengan
keperluan.
Pernafasan di bagi tiga jenis, yaitu :
- Pernafasan
Dada : cocok untuk nada-nada rendah, penyanyi mudah lelah.
-
Pernafasan Perut : udara cepat habis, kurang cocok digunakan dalam
menyanyi, karena akan cepat lelah.
- Pernafasar Diafragma : adalah
pernafasan yang paling cocok digunakan untuk menyanyi, karena udara yang
digunakan akan mudah diatur pemakaiannya, mempunyai power dan
stabilitas vocal yang baik.
3. Phrasering adalah : aturan
pemenggalan kalimat yang baik dan benar sehingga
mudah dimengerti
dan sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku.
4. Sikap Badan : adalah
posisi badan ketika seseorang sedang nyanyi, bisa sambil
duduk, atau berdiri, yang penting saluran pernafasan jangan sampai
terganggu.
5. Resonansi adalah : usaha untuk memperindah suara dengan
mefungsikan rongga-
rongga udara yang turut bervibrasi/ bergetar
disekitar mulut dan tenggorokan.
6. Vibrato adalah : Usaha untuk
memperindah sebuah lagu dengan cara memberi
gelombang/ suara yang
bergetar teratur, biasanya di terapkan di setiap akhir sebuah kalimat
lagu.
7. Improvisasi adalah usaha memperindah lagu dengan
merubah/menambah sebagian melodi lagu dengan profesional, tanpa merubah
melodi pokoknya.
8. Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada yang
harus dijangkau dengan tepat.
Syarat-syarat terbentuknya Intonasi
yang baik :
a. Pendengaran yang baik
b. Kontrol pernafasan
c.
Rasa musical.
NADA adalah bunyi yang memiliki getaran teratur tiap
detiknya.
SIFAT NADA ADA 4 (EMPAT) :
1. FITCH yaitu ketepatan
jangkauan nada.
2. DURASI yaitu lamanya sebuah nada harus dibunyikan
3.
INTENSITAS NADA yaitu keras,lembutnya nada yang harus dibunyikan.
4.
TIMBRE yaitu warna suara yang berbeda tiap-tiap orang.
AMBITUS
SUARA adalah luas wilayah nada yang mampu dijangkau oleh seseorang.
Seorang
penyanyi professional harus mampu menjangkau nada-nada dari yang paling
rendah sampai yang paling tinggi sesuai dengan kemampuannya.
CRESCENDO
adalah suara pelan berangsur-angsur keras.
DESCRESCENDO adalah suara
keras berangsur-angsur pelan.
STACATO adalah suara dalam bernyanyi
yang terpatah-patah.
SUARA MANUSIA DIBAGI 3 (TIGA) :
1. Suara
Wanita Dewasa ;
- Sopran (suara tinggi wanita)
- Messo Sopran
(suara sedang wanita)
- Alto (suara rendah wanita)
2. Suara Pria
Dewasa :
- Tenor (suara tinggi pria)
- Bariton (suara sedang
pria)
- Bas (suara rendah pria)
3. Suara Anak-anak :
-
Tinggi
- Rendah.
TANGGA NADA DIATONIS adalah rangkaian 7
(tujuh) buah nada dalam satu oktaf yang mempunyai susunan tinggi nada
yang teratur.
Tangga Nada Diatonis Mayor adalah Tangga Nada yang
mempunyai jarak antar nadanya 1 (satu) dan ½ (setengah).
Ciri-ciri
tangga nada Diatonis Mayor :
1. Bersifat riang gembira
2.
Bersemangat
3. Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do = C
4.
Mempunyai pola interval : 1 , 1 ,. ½, 1 , 1 , 1, ½
Ciri-ciri
Tangga nada Diatonis Minor :
1. Kurang bersemangat.
2. Bersifat
sedih
3. Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A
4.
Mempunyai pola interval : 1 , ½ , 1 , 1 , ½ , 1 , 1 .
Catatan :
Teori ini kurang sesuai dengan musik Dangdut yang banyak berkembang di
Indonesia.
Contoh Lagu yang bertangga nada Mayor : Maju Tak Gentar,
Indinesia Raya, Hari merdeka, Halo-halo Bandung, Indonesia Jaya, Garuda
Pancasila, Mars Pelajar.
Contoh Lagu yang bertangga nada Minor :
Syukur, Tuhan, Gugur Bunga.
TANGGA NADA KROMATIS adalah tangga
nada yang mempunyai jarak antar nadanya hanya ½ . Contoh : C – Cis – D –
Dis- E – F – Fis – G – Gis – A – Ais – B
TANGGA NADA ENHARMNONIS
adalah rangkaian tangga nada yang mempunyai nama dan letak yang berbeda,
tetapi mempunyai tinggi nada yang sama.
Contoh : Nada Ais-Bes,
Cis-Des, Gis-As, Dis-Es, Fis-Ges.
JENIS-JENIS ALAT MUSIK :
1.
Alat musik Melodis adalah alat musik yang bernada, tetapi tidak bisa
membentuk
Accord, contoh : Biola, Recorder, Pianika, Harmonika,
Saxophone, Tropet.
2. Alat musik Ritmis adalah alat musik yang
berfungsi untuk menegaskan ketukan
dan biasanya tidak bernada. Contoh
: Drum, gendang, tamborin, Castanyet, triangle, gong.
3. Alat musik
Harmonis adalah alat musik yang mampu membuat melodi dan juga
mampu
membentuk accord. Contoh : Gitar, Piano, Key Board, Acordeon.
ACORD
adalah rangkaian 3 (tiga) buah nada atau lebih, bila dibunyikan secara
serempak maka akan terdengar indah dan harmonis.
JENIS/GOLONGAN
ALAT MUSIK :
A. Alat Musik Pukul , contoh : triangle, tamborin,
kastenyet, ring bell, tambur,
genderang, belira, set
drum, gendang, kolintang, angklung.
B. Alat Musik Tiup,
contoh : Recorder, harmonica, pianika, terompet, saksofon.
C. Alat
Musik petik, contoh : Gitar, ukulele, mandolin, harpa, sitar.
FUNGSI
SENI TERBAGI MENJADI :
A. FUNSI INDIVIDUAL
1. Untuk memenuhi
kebutuhan fisik
2. Untuk memenuhi kebutuhan Emosional
B. FUNGSI
SOSIAL
1. Dalam bidang Agama
2. Dalam bidang Pendidikan
3.
Dalam bidang Komunikasi
4. Dalam bidang Rekreasi
APRESIASI
yaitu Totalitas kegiatan yang meliputi penglihatan, pengamatan,
penilaian, dan penghargaan terhadap suatu karya seni.
BIRAMA adalah
ketukan tetap yang berulang-ulang pada sebuah lagu. Contoh birama :
2/4
, 3/4 , 4/4 , 6/8
PADUAN SUARA adalah Penyajian musik vocal yang
terdiri dri 15 orang atau lebih yang memadukan berbagai warna suara
menjadi satu kesatuan yang utuh dan dapat menampakan jiwa lagu yang
dibawakan.
JENIS-JENIS PADUAN SUARA :
1. Paduan Suara UNISONO
yaitu Paduan suara dengan menggunakan satu suara.
2. Paduan Suara 2
suara sejenis, yaitu paduan suara yang menggunakan 2 suara manusia yang
sejenis, contoh : Suara sejenis Wanita, Suara sejenis Pria, Suara
sejenis anak-anak.
3. Paduan Suara 3 sejenis S - S – A, yaitu paduan
suara sejenis dengan menggunakan suara Sopran 1, Sopran 2, dan Alto.
4.
Paduan Suara 3 suara Campuran S – A – B, yaitu paduan suara yang
menggiunakan 3 suara campuran , contoh : Sopran, Alto Bass.
5.
Paduan suara 3 sejenis T- T – B, yaitu paduan suara 3 suara sejenis
pria dengan suara Tenor 1, Tenor 2, Bass.
6. Paduan Suara 4 suara
Campuran, yaitu paduan suara yang mengguanakan suara campuran pria dan
wanita, dengan suara S – A – T – B. Sopran, Alto, Tenor, Bass.
DIRIGEN
/ CONDUCTOR adalah orang yang memimpin Paduan Suara.
Syarat-syarat
seorang Dirigen/ Conductor yang baik :
1. memiliki sifat kepemimpinan
2.
memiliki ketahanan jasmani yang tangguh
3. sebaiknya sehat jasmani
dan rohani
4. simpatik
5. menguasai cara latihan yang efektif
6.
memiliki daya imajinasi yang baik
7. memiliki pengetahuan,
keterampilan, dan kemampuan bermain musik.
TANDA DINAMIK adalah
tanda utuk menyatakan keras, lembutnya sebuah lagu yang dinyanyikan.
Contoh-contoh Tanda Dinamik :
1. f : forte
= keras
2. ff : fortissimo = sangat
keras
3. fff : fortissimo assai = sekeras mungkin
4.
mf : mezzo forte = setemgah keras
5. fp :
forte piano = mulai dengan keras dan diikuti lembut
6.
p : piano = lembut
7. pp :
pianissimo = sangat lembut
8. ppp : pianissimo
possibile = selembut mungkin
9. mp : mezzo piano =
setengah lembut
PERUBAHAN TANDA DINAMIKA :
-
Diminuendo (dim) : melembut
- Perdendosi
: melembut sampai hilang
- Smorzzande
: sedikit demi sedikit hilang
- Calando
: mengurangi keras
- Poco a poco
: sedikit demi sedikit / lambat laun
- Cresscendo
: berangsur-angsur keras
- Decrsescendo
: berangsur-angsur lembut
TANDA TEMPO adalah
tanda yang diguakan untuk menunjukan cepat atau lambatnya sebuah lagu
yang harus dinyanyikan.
A.TANDA TEMPO CEPAT :
1. Allegro
: cepat
2. Allegratto :
agak cepat
3. Allegrissimo : lebih cepat
4. Presto : cepat sekali
5.
Presstissimo : secepat-cepatnya
6. Vivase
: cepat dan girang
B. TANDA TEMPO SEDANG :
1. Moderato : sedang
2. Allegro
moderato : cepatnya sedang
3. Andante
: perlahan-lahan
4. Andantino :
kurang cepat
C. TANDA TEMPO LAMBAT :
1. Largo
: lambat
2. Largissimo :
lebih lambat
3. Largeto : agak lambat
4. Adagio : sangat lambat penuh
perasaan
5. Grave : sangat lambat
sedih
6. Lento : sangat lambat
berhubung-hubungan.
PERMATA / CORONA adalah tanda untuk menambah
hitungan menurut selera.
SENI BUDAYA adalah Kreasi seni, baik
dalam bentuk Musik, Rupa,Drama, maupun Tarian yang lahir dan berkembang
serta dipelihara secara turun temurun oleh masyarakat di suatu daerah,
dan menjadi ciri khas daerah tersebut.
JENIS-JENIS MUSIK DAERAH
JAWA BARAT (KARAWITAN) :
1. Angklung
2. Calung
3. Tembang Sunda
4.
Gamelan (degung, kliningan, jaipongan, ketuk tilu, wayang golek)
5.
Terbangan (genjringan)
6. Gembyung (banyak berkembang di Kuningan)
7.
Tarling ( berkembang di Cirebon)
8. Rengkong
9. Rudat
10.
Pencak silat
10. Sisindiran
11. Kuda ronggeng
12. Kuda
lumping
13. Tari Topeng Cirebon
14. Musik Pop Sunda
FUNGSI ALAT
MUSIK :
1. Pengiring lagu
2. Pengiring Tari
3. Pengiring
Upacara Adat.
TOKOH-TOKOH KARAWITAN SUNDA :
1. Rd. Mahyar Angga
Kusumadinata
2. Koko Koswara (Mang Koko)
3. Daeng Soetigna
4.
Udjo Ngalagena
5. Nano Suratno
UNSUR-UNSUR MUSIK (KARAWITAN) :
1. Bunyi (Nada)
2. Irama/Wirahma
3.
Birama/Metrum
4. Melodi
5. Harmoni
SENI
MUSIK NUSANTARA
Yaitu segala jenis seni musik yang lahir dan
berkembang diseluruh wilayah Nusantara, dari Sabang sampai Merauke.
Setiap daerah mempunyai seni yang berbeda-beda, hal ini sangat
dipengaruhi oleh pola kehidupan /tradisi yang turun temurun.
Contoh
seni musik Nusantara :
1. Jawa Barat /Sunda :
a. Bubuy Bulan
b. Manuk Dadali
c. Panon Hideung
d. Kuningan Asri
2. Sumatra Barat :
a.
Kambanglah Bungo
b. Kampuang Nan Jauh Dimato
c. Malam Baiko
3. DKI Jakarta :
a.
Kicir-kicir
b. Jali-jali
c. Kroncong
Kemayoran, dll
4. Sumatera Utara :
a. Alu
Siau
b. Butet
c. Sinanggar Tulo
5. Aceh :
a. Bungong Jeumpa
b.
Ayam denlapeh
6. Jawa Tengah :
a. Gundul
Pacul
b. Gambang Suling
c. Dondong opo
salak
7. Maluku :
a. Sarinande
b. O Ulate
c. Rame-rame
d. Waktu Hujan
sore-sore
e. Ayo Mama
f. Buka Pintu,
dll
8. Irian Jaya :
a. Yamko rambe Yamko
b. Apuse
9. Sulawesi Utara :
a.
Sipatokaan
b. O Inani Keke
10. NTT :
a. Anak Kambing Saya
b. Bolelebo
11.
Kalimantan Selatan :
a. Ampar-ampar Pisang
b. Saputangan Bapucu ampat
dll.
LAGU WAJIB
DAN LAGU NASIONAL YANG PERLU DIPELAJARI :
1. Indonesia Raya
2.
Mengheningkan Cipta
3. Maju Tak Gentar
4. Halo-halo Bandung
5.
Bagimu Negeri
6. Indonesia Pusaka
7. Garuda Pancasila
8. Bangun
Pemudi-pemuda
9. Rayuan Pulau kelapa
10. Syukur
11. Ibu Kita
Kartini
12. Hari Merdeka
13. Indonesia Bersatulah
14. Mars
Pelajar
15. Hymne Kemerdekaan
Dll.
JENIS-JENIS TARI
A.JENIS
TARI MENURUT FUNGSI DAN TUJUANNYA :
1. Tari Upacara
2. Tari gembira
3. Tari pertunjukan
B.JENIS TARI BERDASARKAN
GAYANYA:
1. Tari Tradisionil
a. Tari Rakyat,
gerakannya sederhana,musikny sederhana,busana dan riasannya
juga sederhana. Berkembang di kalangan rakyat biasa.
b.
Tari Klasik,berkembang dikalangan istana (bangsawan) dan telah
ditentukan
baik gerakan maupun aturannya, sehingga
mempunyai nilai yang tinggi.
2. Tari Kreasi Baru (Modern)
C.JENIS
TARI DILIHAT DARI PENYAJIANNYA :
1. Tari Tunggal
2. Tari
berpasangan (duet)
3. Tari Kelompok
D.JENIS TARI MENURUT TEMANYA :
1.
Tari Dramatik (Tari Bercerita)
2. Tari non Dramatik
UNSUR-UNSUR
TARI :
1. WIRAGA yaitu gerak utama dalam tari
2. WIRAMA yaitu
irama yang menyatu dengan tarian
3. WIRASA yaitu penghayatan penari
terhadap gerak tari yang dilakukannya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
It is good to enrich our knowledge about art. Thank you.
ReplyDelete